July 18, 2024

Juul Tarik Lima Varian Rasa

2 min read
Juul

Juul

Amerika Serikat – Produsen rokok elektrik, Juul Labs, telah berhenti menjual semua vairan rasanya, kecuali tembakau dan mentol. Langkah ini dilakukan setelah Juul dituduh membuat anak-anak kecanduan dan mendapatkan tuntutan hukum lantaran produknya dianggap telah membunuh remaja 18 tahun.

Penghentian penjualan ini dilakukan di saat Badan Pengawasan Obat dan Makanan Amerika Serikat (Food and Drug Administration) sedang melakukan tinjauan kepada Juul. Adapun varian rasa yang ditarik dari toko online serta pengecer, antara lain, mint, mangga, creme brulee, buah dan mentimun.

Mulai dari sekarang hingga nantinya mendapatkan izin untuk menjual produknya oleh FDA, Juul hanya akan tetap menjual varian rasa tembakau dan mentol. Sejauh ini, Juul sudah menguasai 75% dari pasar rokok elektrik.

“Kami harus mengatur ulang kategori vape dengan mendapatkan kepercayaan masyarakat dan bekerja sama dengan regulator, pembuat kebijakan, dan pemangku kepentingan lainnya untuk memerangi penggunaan di bawah umur sambil memberikan alternatif bagi perokok dewasa,” kata CEO baru Juul, K Crosthwaite.

Tahun lalu, Juul juga pernah menarik semua rasa kecuali mint, mentol dan tembakau dari pengecer. Langkah ini untuk mencoba dalam menjaga kontrol yang lebih ketat mengenai siapa pembelinya dan berusaha menjauhkan dari anak-anak.

Menyusul langkah tersebut, varian rasa mint mengalami penjualan dua kali lipat. Menurut laporan New York Post, dengan pemberhentian jualan pada online bisa menjadi pukulan bagi perusahaan sebesar 38 miliar USD.

Namun pernyataan Crosthwait berbeda dengan rilis dari perusahaan, yang bernada defensif. “Mengingat kurangnya kepercayaan pada industri kami, kami percaya proses FDA dan standarnya yang sesuai untuk perlindungan kesehatan masyarakat adalah cara terbaik buat menilai produk ini dalam membantu perokok dewasa menjauh dari rokok yang mudah dibakar. Sementara, juga dijauhkan dari tangan kaum muda,” kata perusahaan.

DAILYMAIL.CO.UK