Putin Sebut Elon Musk ‘Genius Sejati’
2 min read
Moskow – Presiden Rusia Vladimir Putin menyebut Elon Musk sebagai sosok “genius sejati” pada Rabu lalu, setelah mengungkapkan bahwa keduanya menjalin komunikasi erat mengenai teknologi satelit.
Pernyataan tersebut disampaikan Putin dalam KTT Rusia-Afrika di Moskow. Pada kesempatan itu, Putin membahas proyek internet satelit milik Rusia sendiri, Rassvet, yang menyediakan koneksi internet berbasis satelit bagi masyarakat.
“Dia seorang genius, genius sejati,” kata Putin merujuk pada Musk, berdasarkan terjemahan pernyataannya. “Kami menjalin kontak erat dengan mitra kami di Amerika, termasuk Musk.”
Starlink merupakan bagian dari perusahaan SpaceX milik Musk. Namun, pihak SpaceX belum memberikan tanggapan atas permintaan konfirmasi.
Putin menambahkan sangat penting bagi Rusia untuk tetap berkomunikasi dengan Musk agar satelit Rassvet dan Starlink tidak saling mengganggu di orbit. “Kami dan mitra kami di Amerika saling menghargai hal ini, dan terlepas dari semua persoalan politik, kami bekerja keras,” ujarnya.
Menurut catatan perusahaan, Starlink telah meluncurkan sekitar 13.000 satelit. Sebaliknya, pelacak satelit daring mencatat baru ada beberapa lusin satelit Rassvet yang saat ini beroperasi di orbit.
Kedutaan Besar Rusia di Afrika Selatan pada Rabu menyatakan bahwa Rassvet adalah alternatif Starlink versi Rusia dan baru menandai langkah awal negara tersebut di bidang ini. “Rusia mempertahankan kontak erat dengan AS di bidang antariksa, termasuk dengan Elon Musk,” tulis pihak kedutaan.
Komentar Putin mengenai Rassvet dan Starlink mengemuka di tengah hubungan AS dan Rusia yang tampak kian mendekat, bahkan ketika invasi skala penuh Rusia ke Ukraina mendekati tahun kelimanya.
Ukraina mengandalkan internet Starlink dalam upayanya menghalau pasukan Rusia. Namun, militer Ukraina pekan lalu mendadak mengalami masalah konektivitas Starlink. Hal tersebut diakui Musk dilakukan SpaceX secara sengaja.
Presiden AS Donald Trump awal bulan ini menyatakan telah mencapai kesepakatan dengan Rusia untuk mengimpor diesel guna menekan harga bahan bakar yang melonjak akibat perang AS dengan Iran.
Trump kemudian mencabut sejumlah sanksi terhadap Rusia yang sedianya akan mulai berlaku. Tidak lama setelah itu, seorang warga negara AS dibebaskan dari penahanan di Rusia, di mana utusan AS Steve Witkoff menyebut Putin sebagai seorang humanis.
Musk lahir di Afrika Selatan sebelum berimigrasi ke Kanada dan akhirnya menetap di AS. Seluruh lini bisnisnya,termasuk Tesla, SpaceX, dan Starlink, berbasis di Amerika dengan sebagian besar beroperasi di California dan Texas.
Miliarder, yang sesekali berstatus triliuner, tersebut menjadi salah satu sekutu politik dan penyandang dana terbesar bagi Trump serta politisi Partai Republik AS lainnya.
Referensi: https://www.bbc.com/news/articles/c63djl148n3eo
