Home Credit dan Indosat Teken MoU Hadirkan Layanan Pembiayaan Terintegrasi Dalam Ekosistem Digital Indonesia Berbasis AI
3 min read
Jakarta — PT Home Credit Indonesia (“Home Credit”), salah satu perusahaan pembiayaan terkemuka di Indonesia, dan Indosat Ooredoo Hutchison (“Indosat” atau “IOH”), salah satu penyedia layanan telekomunikasi terkemuka di Indonesia, mengumumkan penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) untuk menjajaki potensi kolaborasi strategis di dalam ekosistem digital Indosat. Inisiatif ini akan mengeksplorasi layanan pembiayaan terintegrasi (embedded financing) dalam ekosistem digital Indosat yang berbasis kecerdasan buatan (AI), dengan tujuan menjadikan akses layanan finansial lebih sederhana dan relevan bagi jutaan masyarakat Indonesia.
Kolaborasi yang direncanakan ini menggabungkan keahlian Home Credit dalam bidang pembiayaan konsumen, yang telah dibangun selama lebih dari satu dekade melayani masyarakat Indonesia, dengan pemahaman mendalam dan real-time milik Indosat mengenai bagaimana masyarakat Indonesia menggunakan layanan digital dan konektivitas setiap hari. Bersama-sama, kedua perusahaan meyakini fondasi ini dapat membuka solusi finansial yang lebih relevan, lebih mudah diakses, dan terintegrasi dalam pengalaman digital yang sudah digunakan masyarakat.
Indosat memiliki visi untuk menjadi perusahaan telekomunikasi digital paling diminati di Indonesia di Indonesia, dengan menghadirkan pengalaman digital kelas dunia yang menghubungkan dan memberdayakan setiap masyarakat Indonesia. Ambisi ini semakin diperkuat melalui pemanfaatan kecerdasan buatan di seluruh operasional perusahaan, mulai dari peningkatan keandalan jaringan hingga pengalaman pelanggan yang semakin personal. Kerja sama yang dijajaki melalui MoU ini memanfaatkan kapabilitas tersebut dalam layanan keuangan. Tujuannya bukan sekadar menempatkan layanan pembiayaan berdampingan dengan layanan konektivitas, melainkan menjadikannya lebih cerdas dan relevan dengan kebutuhan setiap pelanggan. Ini merupakan langkah menuju ekosistem keuangan Indonesia yang semakin didukung oleh AI.
Pendekatan Home Credit selama ini selalu berfokus pada menjangkau pelanggan melalui kanal yang paling sesuai bagi mereka, baik melalui produk pembiayaan langsung maupun, yang kini semakin berkembang, melalui kemitraan dengan pihak-pihak terpercaya yang telah menjadi bagian dari kehidupan digital masyarakat Indonesia. Aliansi strategis ini mencerminkan prinsip yang sama dalam ranah baru: memanfaatkan data dan personalisasi berbasis AI untuk menghadirkan pembiayaan yang lebih relevan bagi setiap pelanggan, di mana pun dan bagaimana pun mereka mengaksesnya.
“Potensi kemitraan ini mencerminkan komitmen Home Credit untuk hadir di tengah kehidupan digital masyarakat Indonesia sehari-hari, bukan hanya ketika mereka mengajukan pembiayaan. Skala Indosat serta kepemimpinannya dalam menghadirkan personalisasi berbasis AI dalam pengalaman layanan digital menjadikannya mitra yang ideal bagi kami dalam membangun layanan pembiayaan yang lebih relevan, mudah diakses, dan didukung AI di Indonesia,” ujar Manu Pal, Chief Product Officer Home Credit Indonesia.
“Dengan menggabungkan jangkauan pelanggan dan ekosistem digital Indosat dengan kapabilitas pembiayaan Home Credit, kami melihat peluang untuk menjadikan pembiayaan lebih mudah diakses, lebih relevan, dan lebih praktis sebagai bagian dari pengalaman digital sehari-hari. Hal ini akan menciptakan nilai tambah yang lebih besar bagi pelanggan kami sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi digital Indonesia,” ujar Apoorva Mehrotra, Director and Chief Growth Officer Indosat Ooredoo Hutchison.
Berdasarkan The Global Findex Database 2025, hanya 15% orang dewasa di Indonesia yang pernah meminjam dari lembaga pembiayaan formal . Artinya, sebagian besar masyarakat masih belum memiliki akses yang mudah terhadap kredit yang dapat membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari mereka. Saat ini Home Credit melayani lebih dari 6,9 juta pelanggan melalui lebih dari 24.000 titik distribusi di seluruh Indonesia, sementara Indosat melayani lebih dari 100 juta pelanggan di seluruh negeri. Bersama-sama, kedua perusahaan melihat peluang untuk menjembatani kesenjangan ini dalam skala yang signifikan.
Bagi jutaan masyarakat Indonesia yang telah mengandalkan konektivitas sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari, kemitraan ini merupakan langkah menuju akses pembiayaan yang sama mudahnya; tersedia langsung dalam pengalaman digital yang telah dipercaya dan digunakan setiap hari.
Informasi lebih lanjut mengenai produk dan layanan spesifik yang akan dihasilkan dari realisasi kemitraan ini akan diumumkan mendekati waktu peluncuran.
