July 19, 2024

April 2022, Laba BTN Melonjak 52%

1 min read

Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. Haru menyampaikan laporan keuangan perseroan per 30 September 2021 di Jakarta, Kamis (21/10). Per 30 September 2021, laba bersih Bank BTN terekam melaju positif di level 35,32% yoy dari Rp1,12 triliun menjadi Rp1,51 triliun.

Jakarta – Memasuki bulan keempat di 2022, PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. kembali mencatatkan pertumbuhan bisnis yang positif. Perseroan mencatatkan pertumbuhan laba bersih pada April 2022 mencapai 52,22% yoy dibandingkan April 2021.

Dari data laporan keuangan bulanan Bank BTN pada situs resmi perseroan, per April 2022, bank spesialis perumahan ini berhasil meraup laba bersih senilai Rp 1 triliun. Perolehan tersebut naik dari laba bersih pada April 2021 senilai Rp 658,52 miliar.

Melesatnya laba bersih Bank BTN tersebut disumbang kenaikan pendapatan bunga bersih sejalan dengan beban bunga yang sukses ditekan turun. Pendapatan bunga bersih emiten bersandi saham BBTN ini tercatat naik 31,03% secara tahunan (year-on-year/yoy) dari Rp 3,7 triliun pada April 2021 menjadi Rp 4,86 triliun di bulan yang sama tahun ini. Adapun, beban bunga turun sebesar 30,48% yoy dari Rp 4,72 triliun menjadi Rp 3,28 triliun di April 2022.

Sebelumnya, Direktur Utama Bank BTN Haru Koesmahargyo menyampaikan hingga akhir tahun nanti, perseroan membidik laba bersih tumbuh di kisaran 12%-14% yoy. Untuk mencapai target tersebut, BBTN akan fokus ke segmen perumahan untuk milenial, mengoptimalkan kantor cabang sebagai point of sales and services, serta mengembangkan bisnis KPR non-subsidi.

Selain itu, Bank BTN juga terus membangun ekosistem digital untuk perumahan beserta rantai pasoknya, mempercepat bisnis proses, dan asset sales.