August 3, 2026

Pendaftaran TKA SMA Panjang, Peluang Masuk Universitas Impian Makin Lebar

3 min read

Jakarta – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melalui Badan Kebijakan Pendidikan Dasar dan Menengah (BKPDM) resmi membuka pendaftaran Tes Kemampuan Akademik (TKA) Tahun 2026 untuk jenjang SMA/MA/Sederajat dan SMK/MAK. Pendaftaran dilaksanakan mulai 27 Juli-27 September 2026, sementara pelaksanaan TKA utama dijadwalkan berlangsung 26 Oktober-8 November 2026.

Waktu pendaftaran TKA tahun ini lebih panjang dibandingkan tahun lalu. Hal ini menjadi peluang bagi para siswa SMA/MA/SMK mematangkan persiapan sekaligus menjadi jalan masuk universitas impian melalui Jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP).

Dalam hal manfaat TKA sudah dirasakan Yudhistira Almayda Basunjaya. Alumni SMA Negeri 1 Surabaya ini lolos ke program studi S1 Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga setelah memvalidasi kemampuannya melalui hasil TKA Tahun 2025 dengan predikat istimewa.

Yudhistira bercerita, dia puas dengan hasil TKA 2025 dan telah sesuai target yang ditetapkan. “Hasil ini menjadi motivasi bagi saya untuk terus belajar dan berkembang,” ujarnya kepada media, Kamis, 30 Juli 2026. Pencapaian nilai pada mata pelajaran pilihan, biologi dan kimia, membantu Yudhistira mencapai kemampuan akademik untuk bisa masuk program studi Kedokteran. Hasil ujian ini mempertegas kekuatan akademik sehingga menambah keyakinannya bahwa pilihan jurusan yang diambil sudah tepat.

Selain sebagai syarat dalam SNBP, ia melihat TKA menjadi sarana penting mengevaluasi proses belajar yang telah dijalani selama tiga tahun di sekolah. Tes tersebut dimanfaatkan untuk mengukur tingkat pemahaman terhadap materi pelajaran.

Dia pun mencicil materi jauh sebelum hari pelaksanaan TKA. Lebih lagi sebelumnya dia memang telah membangun kebiasaan belajar secara konsisten, memperdalam pemahaman konsep, serta rutin mengevaluasi kemampuan lewat latihan soal.

Pihak SMAN 1 Surabaya pun diakui memfasilitasi melalui program bimbingan intensif setiap hari Sabtu yang berisi pembahasan materi dan try out. Guru mata pelajaran di sekolah memberikan pendalaman materi untuk memperkuat pemahaman para siswa.

Dari pengalaman mempersiapkan dan menghadapi TKA pada 2025, dia memberikan saran kepada para adik-adik kelas yang akan menghadapi tes untuk syarat masuk perguruan tinggi melalui jalur prestasi. Yudhistira menekankan pentingnya menikmati proses belajar ketimbang hanya terpaku pada hasil akhir.

Kunci utama untuk berhasil dalam belajar adalah konsistensi dalam memahami konsep dasar materi sekolah dan keberanian untuk berdiskusi dengan guru saat menemukan kesulitan. Pemilihan mata pelajaran TKA juga disarankan selaras dengan minat, bakat, dan linier dengan program studi tujuan di perguruan tinggi.

Tapi, dia mengingatkan, jika hasil SNBP belum sesuai harapan, masih ada jalur SNBT serta seleksi mandiri yang memberikan peluang sama besar untuk meraih kampus impian. “Jadi, tetap percaya pada proses, terus berusaha, dan jangan menyerah hanya karena satu hasil belum sesuai harapan. Setiap jalur memiliki kesempatan yang sama untuk mengantarkan kita menuju cita-cita,” kenang dia.

Kepala Pusat Asesmen Pendidikan, Rahmawati berharap pelaksanaan TKA tahun ini akan lebih baik dan lebih siap karena waktu pelaksanaannya lebih panjang. Pelaksanaan TKA tahun ini merupakan penyempurnaan dari penyelenggaraan sebelumnya. Menurutnya, berbagai masukan dari hasil evaluasi TKA tahun lalu telah menjadi dasar perbaikan kebijakan dan pelaksanaan pada tahun ini.

Hasil evaluasi tersebut meliputi pengaturan jadwal sehingga murid hanya mengerjakan satu mata pelajaran wajib setiap hari, penambahan durasi pengerjaan menjadi 75 menit agar peserta memiliki waktu yang lebih optimal, serta penambahan mata pelajaran kejuruan berdasarkan rumpun program keahlian yang kini berjumlah 50 mata pelajaran.

Selain itu, peserta yang masih memiliki data residu tetap dapat melakukan pendaftaran dengan tetap diimbau segera melakukan perbaikan data, pengawasan pelaksanaan akan diperkuat melalui keterlibatan lebih banyak perguruan tinggi, serta dilakukan integrasi pelaksanaan TKA dengan Asesmen Nasional (AN) guna meningkatkan efisiensi dan kualitas penyelenggaraan.

Kemendikdasmen mengimbau seluruh calon peserta untuk memastikan data diri telah sesuai serta mengikuti seluruh tahapan pendaftaran melalui laman resmi TKA. Informasi mengenai persyaratan, jadwal, tata cara pendaftaran, hingga panduan pelaksanaan dapat diakses melalui kanal resmi Kemendikdasmen dan Pusat Asesmen Pendidikan.

Sebagai bagian dari upaya mendukung kesiapan peserta, Kemendikdasmen juga memfasilitasi murid untuk berlatih melalui platform Ayo Coba TKA. Melalui platform tersebut, calon peserta dapat mengenal bentuk soal, mekanisme pengerjaan, serta mengukur kesiapan sebelum mengikuti TKA 2026 sehingga dapat menghadapi asesmen dengan lebih percaya diri.

Kepala BKPDM, Toni Toharudin, menyatakan berbagai penyempurnaan dalam penyelenggaraan TKA tahun ini merupakan wujud komitmen Kemendikdasmen untuk terus menghadirkan asesmen yang semakin berkualitas, berintegritas, dan berpihak pada kepentingan murid. “Kami mengajak seluruh calon peserta untuk memanfaatkan kesempatan ini dengan mempersiapkan diri sebaik mungkin dan mengikuti seluruh tahapan sesuai ketentuan,” kata dia. Melalui penyelenggaraan TKA yang semakin baik, Kemendikdasmen berharap setiap murid memperoleh kesempatan yang setara untuk menunjukkan capaian akademiknya melalui asesmen yang objektif, kredibel, dan berintegritas, sekaligus mendukung terwujudnya Pendidikan Bermutu untuk Semua.

Leave a Reply